Pengambilan Kunci
- Diesel adalah bahan bakar berbasis minyak bumi yang berasal dari minyak mentah, sedangkan biodiesel adalah bahan bakar terbarukan yang terbuat dari minyak sayur, lemak hewani, atau minyak goreng daur ulang.
- Biodiesel menghasilkan lebih sedikit emisi gas rumah kaca dan dapat terurai secara hayati, membuatnya lebih ramah lingkungan daripada bahan bakar diesel.
- Biodiesel dapat digunakan di sebagian besar mesin diesel dengan sedikit atau tanpa modifikasi, dan dapat dicampur dengan bahan bakar diesel untuk menciptakan pilihan bahan bakar yang lebih berkelanjutan.
Apa itu Diesel?
Diesel adalah bahan bakar cair yang diperoleh dari fraksi minyak mentah. Bagian minyak mentah yang kurang mudah menguap digunakan untuk memproduksi Diesel yang digunakan dalam mesin. Bahan bakar Diesel mengeluarkan lebih banyak energi saat dikonsumsi. Diesel tidak menyala karena percikan api. Sebaliknya, bahan bakar dinyalakan oleh panas udara terkompresi dalam silinder. Mesin Diesel memiliki ruang tempat bahan bakar disuntikkan ke udara terkompresi yang panas. Udara terkompresi yang panas ini menyalakan Diesel.
Beberapa jenis Diesel diproduksi, seperti distilat ringan-menengah, berat, dan menengah. Distilat ringan-menengah dan menengah digunakan untuk mesin berkecepatan tinggi dengan variasi frekuensi dalam kecepatan. Sebaliknya, distilat berat digunakan untuk mesin berkecepatan rendah dan menengah. Jenis terendah dari mesin berkecepatan rendah adalah yang paling tidak mudah menguap dan dengan demikian meninggalkan jumlah residu karbon dan kandungan sulfur tertinggi.
Diesel tradisional mengandung sekitar 5000 ppm (parts per million) sulfur berdasarkan beratnya. Banyak versi terbaru dari Diesel konvensional ini telah diperkenalkan untuk mengurangi kandungan sulfurnya. Sebuah studi baru-baru ini menyatakan bahwa beberapa pemerintah telah menetapkan undang-undang untuk menggunakan Diesel dengan kandungan sulfur tidak lebih dari sepuluh ppm.
Apa itu Biodiesel?
Biodiesel adalah bahan bakar diesel yang berasal dari tanaman dan hewan dan memiliki asam lemak rantai panjang sebagai penyusunnya. Badan Biodiesel Nasional mendefinisikan biodiesel sebagai ester mono-alkil. Dalam industri, biodiesel dibuat dengan mereaksikan lipid seperti minyak kacang kedelai, minyak sayur, dan lemak hewani dengan alkohol untuk menghasilkan ester metil dan propil. melalui transesterifikasi.
Biodiesel ini, yang dibuat menggunakan minyak sayur dan limbah, kompatibel dengan mesin diesel dan infrastruktur distribusi yang ada. Namun, beberapa peneliti menyimpulkan bahwa biodiesel harus dicampur dengan petrodiesel untuk menjalankan mesin. Warna biodiesel bening dari keemasan hingga cokelat tergantung pada metode produksi, dan juga menentukan kualitas bahan bakar.
Sistem yang dikenal sebagai faktor B membedakan antara berbagai tingkatan solar. 100% biodiesel disebut B100, sedangkan 20% biodiesel disebut B20, dan mengandung 80% petrodiesel. 20% biodiesel dan yang lebih rendah dapat digunakan dalam mesin tanpa modifikasi apa pun. Namun B100 memerlukan sedikit modifikasi pada mesin untuk digunakan sebagai bahan bakar.
Perbedaan Antara Diesel dan Bio-Diesel
- Jumlah solar yang sedikit akan menghasilkan energi dalam jumlah besar. Di sisi lain, diperlukan biodiesel dalam jumlah besar untuk menghasilkan energi dalam jumlah yang sama.
- Diesel diperoleh dari minyak mentah dan dengan demikian menimbulkan masalah kelangkaan pada cadangan alam. Pada saat yang sama, biodiesel dibuat dari tanaman dan dengan demikian menimbulkan masalah pada ketahanan pangan.
- Diesel mengandung zat berbahaya seperti sulfur dan hidrokarbon aromatik. Sementara itu, biodiesel tidak mengandung bahan kimia berbahaya apa pun.
- Diesel bahkan dapat menyebabkan kanker paru-paru karena emisi komponen berbahayanya. kontras, biodiesel tidak membahayakan kesehatan manusia karena tidak memiliki emisi berbahaya.
- Menggunakan bahan bakar Diesel dapat membahayakan mesin kendaraan Anda. Sebaliknya, biodiesel hanya memiliki sedikit atau tidak ada bahaya bagi mesin Anda.
Perbandingan Antara Diesel dan Bio-Diesel
Parameter Perbandingan | Diesel | Biodiesel |
---|---|---|
Dampak terhadap lingkungan | Ini adalah sumber polusi udara yang signifikan | Ini ramah lingkungan |
Keterjangkauan | Itu cukup mahal | Ini adalah pilihan yang terjangkau |
Energi | Ini memiliki energi yang tinggi | Ini memiliki energi rendah |
sumber | Diproduksi dari minyak mentah atau minyak bumi | Diproduksi dari minyak sayur dan alga |
Toksisitas | Bahan ini beracun bagi lingkungan karena tidak dapat terurai secara hayati dan mengandung sulfur. | Tidak beracun karena dapat terurai secara hayati dan tidak mengandung zat berbahaya. |