Perbedaan Antara ATX dan Micro ATX (Dengan Tabel)

Motherboard disebut sirkuit pusat komputer yang mengikat semua bagian komputer menjadi satu. Ini mendistribusikan semua kekuatannya di sirkuit yang kemudian bertindak seperti saluran karena jeroan mulai bekerja bersama. Motherboard hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran tetapi yang paling banyak digunakan adalah ATX dan Micro ATX.

ATX vs Mikro ATX

Perbedaan antara ATX Dan Micro ATX adalah bahwa ATX adalah papan persegi panjang dan ukurannya adalah 305mm kali 244mm sedangkan Micro ATX adalah papan persegi dan ukurannya adalah 61mm kali 244mm.

Format ATX dikembangkan pada tahun 1995 sedangkan format Micro ATX dikembangkan pada tahun 1997. Jumlah port ekspansi yang terletak di ujung bawah lebih banyak dalam format ATX daripada format Micro ATX yang merupakan salah satu kelemahan dari Micro ATX format. Papan ATX memiliki lima slot ekspansi yang dua lebih banyak dari papan Micro ATX.

Ini sebagian diimbangi oleh sebagian besar produsen papan yang mengintegrasikan fungsi umum seperti jaringan, grafik, dan suara. Sekarang umum untuk melihat komputer yang tidak lagi menggunakan port ekspansi. Papan ATX adalah pilihan terbaik untuk persyaratan kinerja tinggi sedangkan papan Micro ATX adalah pilihan terbaik dalam membangun PC gaming.


 

Tabel Perbandingan Antara ATX dan Micro ATX

Parameter PerbandinganATXMikro ATX
Ukuran dan dimensiUkuran papan ATX adalah 305mm kali 244mm. Ini lebih besar dari Micro ATX.Ukuran papan Micro ATX adalah 61mm kali 244mm. Ini lebih kecil dari ATX.
MembentukPapan ATX berbentuk persegi panjang.Papan Micro ATX berbentuk persegi.
Slot ekspansiPapan ATX memiliki lima slot ekspansi.Papan Micro ATX memiliki tiga slot ekspansi.
Drive bayJumlah ruang drive dalam faktor bentuk ATX lebih banyak daripada faktor bentuk Micro ATX.Jumlah ruang drive dalam faktor bentuk Micro ATX lebih sedikit daripada faktor bentuk ATX.
InstalasiPapan ATX tidak dapat dipasang di sasis Micro ATX.Papan Micro ATX dapat dipasang di sasis ATX.

 

Apa itu ATX?

Format ATX dikembangkan pada tahun 1995. Ini adalah model AT yang disempurnakan untuk memastikan sirkuit yang lebih stabil. Papan ATX berbentuk persegi panjang dan dimensinya adalah 305mm kali 244mm. Ada lima slot ekspansi yang ada di ujung bawah papan ATX.

Ada banyak perubahan nyata atau peningkatan pada model yang lebih baru. Misalnya, port dalam model yang lebih baru diatur sedemikian rupa sehingga tidak saling tumpang tindih. Upgrade lain dilakukan untuk integrasi port I/O di sepanjang tepi port.

Juga, jumlah ruang drive telah meningkat dalam format baru. Hal ini membuat jumlah drive bay menjadi lebih banyak pada form factor ATX daripada pada form factor Micro ATX. Untuk seseorang yang memiliki persyaratan kinerja tinggi, papan ATX akan menjadi pilihan yang sangat baik hanya jika penggunaan penuh dari semua slot ekstra dilakukan.

 

Apa itu Micro ATX?

Format Micro ATX dikembangkan pada tahun 1997. Ini kompatibel dengan desain ATX. Ini adalah salah satu format baru yang dikembangkan setelah pengembangan papan ATX. Papan Micro ATX berbentuk persegi dan dimensinya 61mm kali 244mm.

Hanya ada tiga slot ekspansi di papan Micro ATX. Itu dapat diperluas hingga maksimal empat slot. Untuk mengatasi masalah slot ekspansi yang terbatas ini, banyak periferal yang terintegrasi. Subset ATX adalah titik pemasangan format Micro ATX dan menggunakan panel I/O.

Jumlah ruang drive di papan Micro ATX lebih sedikit. Untuk seseorang yang ingin membangun PC gaming, board Micro ATX akan menjadi pilihan yang sangat baik. Ini memiliki slot RAM yang cukup dan juga beberapa slot gratis untuk mendukung kartu ekspansi PCIe lainnya. Selain itu, papan Micro ATX mendukung pengaturan dual-GPU.


Perbedaan Utama Antara ATX dan Mikro ATX

  1. Ukuran papan ATX adalah 305mm kali 244mm sedangkan ukuran papan Micro ATX adalah 61mm kali 244mm. Dengan demikian, papan ATX lebih besar dari Micro ATX.
  2. Papan ATX berbentuk persegi panjang sedangkan papan Micro ATX berbentuk persegi.
  3. Papan ATX memiliki lima slot ekspansi sedangkan papan Micro ATX memiliki tiga slot ekspansi.
  4. Jumlah ruang drive dalam faktor bentuk ATX lebih banyak daripada dalam faktor bentuk Micro ATX.
  5. Papan Micro ATX dapat dipasang di sasis ATX tetapi sebaliknya tidak dimungkinkan.

 

Kesimpulan

Motherboard yang paling sering digunakan adalah ATX dan Micro ATX. Format ATX dikembangkan pada tahun 1995 dan format Micro ATX dikembangkan pada tahun 1997. Keduanya memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda. Ukuran papan ATX adalah 305mm kali 244mm dan berbentuk persegi panjang sedangkan ukuran papan Micro ATX adalah 61mm kali 244mm dan berbentuk persegi. Juga, jumlah slot ekspansi berbeda di keduanya.

Papan ATX dilengkapi dengan lima slot ekspansi sedangkan papan Micro ATX hanya dilengkapi dengan tiga slot ekspansi. Ruang drive dalam faktor bentuk ATX lebih banyak jumlahnya jika dibandingkan dengan ruang drive dalam faktor bentuk Micro ATX. Ada banyak peningkatan pada model papan ATX yang lebih baru seperti port pada model yang lebih baru diatur sehingga tidak ada yang tumpang tindih.

Selain itu, integrasi port I/O ditingkatkan di sepanjang tepi port dan jumlah ruang drive ditingkatkan. Dalam kasus papan Micro ATX, hanya ada sejumlah slot yang tersedia dan hanya dapat diperluas hingga maksimal empat slot. Banyak periferal terintegrasi untuk menutupi keterbatasan ini.


Referensi

  1. https://www.nature.com/articles/1203263
  2. https://www.mechanika.ktu.lt/index.php/Mech/article/view/19233
x
2D vs 3D