Perbedaan Antara Klasifikasi dan Tabulasi (Dengan Tabel)

Klasifikasi disiapkan untuk menganalisis data yang dikumpulkan sedangkan tabulasi digunakan untuk menyajikan data yang dikumpulkan. Perbedaan utama antara klasifikasi dan tabulasi adalah bagaimana mereka menggunakan data.

Klasifikasi adalah cara menyusun data ke dalam kelompok-kelompok yang berbeda berdasarkan ciri-cirinya sedangkan cara penyajian data secara lebih terorganisir sehingga lebih mudah untuk diinterpretasikan dan dibandingkan disebut dengan Tabulasi.

Klasifikasi vs Tabulasi

Itu perbedaan antara Klasifikasi dan Tabulasi adalah bahwa "Klasifikasi" berarti membagi data ke dalam berbagai kategori dan tabulasi berarti menempatkan data dalam bentuk tabel. Klasifikasi dilakukan setelah pengumpulan data sedangkan tabulasi dilakukan setelah klasifikasi.

Setelah proses pengumpulan data dilakukan maka perlu dilakukan pemeriksaan. Pada tahap ini data masih mentah dan untuk siap dianalisis perlu melalui proses penyuntingan.

Setelah diedit, data perlu dikodekan dengan hati-hati setelah data dikodekan data perlu diklasifikasikan kemudian data perlu ditabulasi dimana kami merepresentasikannya dalam tabel yang terdiri dari baris dan kolom.

Untuk rata-rata orang klasifikasi dan tabulasi mungkin tampak serupa tetapi pada kenyataannya, mereka tidak sama. Klasifikasi berarti mengatur data dalam kelompok sedangkan tabulasi digunakan untuk mewakili data dalam baris dan kolom.

Tabel Perbandingan Antara Klasifikasi dan Tabulasi

Parameter PerbandinganKlasifikasiTabulasi
PerbedaanMenyusun data ke dalam kelompok yang berbeda berdasarkan karakteristiknyaMewakili data dengan cara yang lebih terorganisir misalnya dalam baris dan kolom
Terjadi setelahItu terjadi setelah data dikumpulkanTerjadi setelah klasifikasi
Metode penyusunan datanya?Mereka menyusun data berdasarkan karakteristik dan perilakunyaDisusun dalam baris dan kolom
Mengapa itu ada?Untuk mempermudah proses analisis dataUntuk membantu merepresentasikan data
Membagi data menjadiKelompok dan subkelompok yang berbedaBerdasarkan judul dan sub-judul

Apa itu Klasifikasi?

Klasifikasi dapat dijelaskan sebagai proses dimana data dinilai berdasarkan karakteristik dan perilakunya yang kemudian diatur dalam kelompok dan subkelompok yang berbeda.

Klasifikasi membantu menghilangkan detail dari data yang tidak penting dan setelah data mengalami proses klasifikasi akan memudahkan untuk menganalisisnya.

Pada tahap primer ketika data dikumpulkan, data tersebut masih mentah. Sangat sulit bagi kami untuk menafsirkan dan menganalisis data mentah.

Anggap data mentah sebagai gambar yang memiliki banyak noise di dalamnya dan untuk menghilangkan noise tersebut kita melalui beberapa proses dan di antaranya salah satu proses yang dikenal sebagai klasifikasi.

Jadi, pada dasarnya, klasifikasi membantu menghilangkan detail yang tidak perlu dari data mentah sehingga lebih mudah untuk menganalisis data.

Ada empat jenis klasifikasi:

  1. Klasifikasi Kualitatif: Ini juga dikenal sebagai klasifikasi ordinal. Di sini, data dikategorikan berdasarkan karakteristik yang bersifat kualitatif seperti kecantikan, kejujuran, dll.
  2. Klasifikasi Kuantitatif: Sesuai namanya, ini didasarkan pada karakteristik yang dapat diukur seperti pendapatan, keuntungan, tinggi badan, dll.
  3. Klasifikasi Geografis: Dalam klasifikasi geografis, data dikategorikan berdasarkan karakteristik geografis seperti negara, kota, kabupaten, dll.
  4. Klasifikasi Kronologis: Dalam klasifikasi kronologis, data dikategorikan berdasarkan karakteristik kronologis seperti waktu, populasi, penjualan, dll.

Apa itu Tabulasi?

Tabulasi data terjadi setelah data melalui klasifikasi. Setelah klasifikasi data selesai, data tersebut direpresentasikan dalam bentuk tabel yang dapat disebut tabel. Tabel terdiri dari berbagai jumlah baris dan kolom.

Dalam tabel, baris disusun secara horizontal dan kolom disusun secara vertikal.

Kami menggunakan metode tabulasi sehingga kami dapat menyajikan data secara lebih terorganisir sehingga interpretasi data dapat lebih mudah dan analisis atau perbandingan data dapat dilakukan dengan lebih cepat. 

Ada tiga jenis tabulasi:

  1. Tabulasi Sederhana: Ini juga bisa disebut tabulasi satu arah. Hal ini terjadi ketika tabulasi data dilakukan hanya berdasarkan satu karakteristik individu. Misalnya: Tabulasi data hanya berdasarkan satu karakteristik seperti tinggi badan, berat badan, agama, dll.
  2. Tabulasi Ganda: Ini juga dikenal sebagai tabulasi dua arah. Hal ini terjadi ketika tabulasi data dilakukan berdasarkan dua karakteristik. Misalnya: Tabulasi berdasarkan dua karakteristik seperti tinggi dan berat badan, dll.
  3. Tabulasi Kompleks: Ketika tabulasi data dilakukan berdasarkan dua atau lebih karakteristik. Misalnya: Tabulasi data tinggi, berat, dan usia, dll.

Ada beberapa pedoman yang perlu diikuti agar kita dapat melakukan tabulasi data. Mereka:

  1. Setiap tabel harus memiliki nomor unik dan judul. Judul diberikan pada tabel untuk membantu kita memahami data yang disajikan.
  2. Setiap tabel yang digunakan untuk tujuan tabulasi dapat dipecah menjadi empat bagian. Fragmen tempat judul tabel disisipkan bisa disebut Box Head. Di sisi kiri tabel di mana deskripsi baris diberikan, itu dikenal sebagai rintisan dan isi berisi semua data lain yang dimasukkan ke dalam tabel.
  3.  Lebar dan panjang harus seimbang satu sama lain untuk membentuk tabel.
  4. Menyajikan data sedemikian rupa sehingga lebih mudah untuk dianalisis dan lebih mudah untuk kita bandingkan. Juga harus ada catatan kaki yang menjelaskan dari mana asal data tersebut.

Perbedaan Utama Antara Klasifikasi dan Tabulasi

  1. Klasifikasi adalah metode pengorganisasian data ke dalam berbagai kelompok berdasarkan sifat atau spesialisasinya. Tabulasi adalah dimana data disajikan dalam bentuk tabel sehingga memudahkan kita untuk memahami dan menganalisis data tersebut.
  2. Klasifikasi terjadi ketika data telah melalui tahap pengumpulan data sedangkan tabulasi terjadi setelah proses klasifikasi data.
  3. Data diklasifikasikan berdasarkan karakteristiknya sedangkan tabulasi adalah tempat data disajikan dalam tabel yang terdiri dari baris dan kolom.
  4. Klasifikasi dilakukan untuk memudahkan kita dalam menganalisis data mentah sedangkan tabulasi dilakukan untuk menyajikan data.
  5. Data dibagi menjadi berbagai kelompok dalam klasifikasi sedangkan dalam tabulasi data disusun berdasarkan judul yang berbeda.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) Tentang Klasifikasi dan Tabulasi

Apa saja metode Klasifikasi?

a) Klasifikasi Kualitatif
Klasifikasi yang dilakukan atas dasar atribut yang tidak dapat diukur secara numerik dikenal dengan klasifikasi kualitatif.
Atribut kualitatif adalah sesuatu yang dapat dikenali dan dibedakan baik sebagai ada atau tidak ada.
Juga, atribut semacam ini terkadang bersifat deskriptif. Contoh atribut kualitatif adalah jenis kelamin, agama, warna kulit, kecerdasan, dll.
b) Klasifikasi Kuantitatif
Klasifikasi yang dilakukan atas dasar variabel yang dapat diukur secara numerik dikenal sebagai klasifikasi kuantitatif.

Apa itu Klasifikasi Kuantitatif?

Klasifikasi data yang dapat dinyatakan dan diukur secara numerik dikenal dengan klasifikasi kuantitatif.

Merupakan klasifikasi data variabel yang direpresentasikan dalam bentuk angka dan angka. Misalnya, klasifikasi harga, pengeluaran, pendapatan, dll bersifat kuantitatif.

Apa tujuan utama tabulasi?

Tujuan utama tabulasi adalah:
a) Untuk menyederhanakan data mentah dan kompleks ke dalam format yang mudah dibaca dengan menyortirnya ke dalam baris dan kolom.
b) Untuk membuat klasifikasi yang kompak dengan memasukkan rincian yang diperlukan dan membuang informasi yang tidak diinginkan.
c) Untuk memungkinkan studi banding dan analisis statistik data. Ini akan membantu analis untuk mengidentifikasi tren dan pola tersembunyi.

Apa saja bagian utama dari sebuah tabel?

Bagian utama tabel adalah nomor tabel, judul, keterangan, kepala rintisan (kepala baris), kepala kolom, isi (sel), catatan kepala (detail tentang satuan pengukuran), dan catatan kaki.

Apa tujuan dan keuntungan dari tabulasi?

Tujuan dan keuntungan dari tabulasi adalah:
a) Ini mengubah data massal menjadi tabel kompak dengan mengklasifikasikan nilai ke dalam kategori dan bagian yang sesuai. Dengan demikian, ini membantu dalam penyajian data mentah dalam format yang disederhanakan.
b) Tabulasi sangat penting untuk referensi cepat dan perbandingan data yang berlangsung selama beberapa tahun atau memiliki banyak variabel.
c) Tabulasi membantu analis data dalam menghitung nilai-nilai seperti rata-rata, korelasi, dan dispersi. Proses ini membantu dalam mengidentifikasi berbagai tren yang diikuti oleh variabel yang berbeda.

Apa kelebihan metode tabulasi dibandingkan K Map?

Jika dibandingkan dengan K map, tabulasi lebih efisien dalam mengenali pola dalam kumpulan data yang kompleks.

Selain itu, metode tabulasi memudahkan pemrosesan data menggunakan aplikasi komputer.

Kesimpulan

Klasifikasi dan Tabulasi penting untuk representasi data dengan cara yang memudahkan kita untuk membaca, menganalisis, dan membandingkannya dengan data lain.

Baik klasifikasi maupun tabulasi sangat penting dalam statistik.

Referensi

  1. https://homework1.com/statistics-homework-help/types-of-classification/
  2. https://www.emathzone.com/tutorials/basic-statistics/tabulation-of-data.html
  3. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2329462/pdf/pubhealthpap00029-0488.pdf
x
2D vs 3D