Perbedaan Antara RFQ dan RFP (Dengan Tabel)

Meski terlihat mirip, namun memiliki arti yang berbeda. Kedua istilah ini melakukan tujuan yang berbeda dalam proses pengadaan. Ini terkait dengan proses memberi dan menerima informasi antara dua perusahaan. Baik RFQ dan RFP termasuk dalam keluarga dokumen RFx.

RFQ vs RFP

The difference between RFQ and RFP is that RFQ stands for Request For Quotation, and RFP stands for, Request For Proposal. RFQ is requesting to provide the cost of the specific need, and RFP is requesting responses to evaluate and compare all the received quotations. You use these to request a document from various types of suppliers and then select the one according to preference.

An RFQ is a request for kutipan of price and information on payment methods. The buyer gets the exact number for the exact type of product or services he/she wishes for. An RFQ contains a list of requirements so that the vendor can provide the price for each requirement separately.

Dalam RFP, pertanyaannya harus sangat spesifik. Melalui ini, pembeli bisa mendapatkan informasi spesifik tentang vendor dan pengalaman mereka. Pembeli juga dapat menyebutkan masalah yang dihadapinya dan meminta saran dan solusi dari vendor. Vendor dapat menawarkan strategi tertentu, dan pembeli dapat merasakan keterampilan mereka berdasarkan solusi yang mereka berikan.

Tabel Perbandingan Antara RFQ dan RFP

Parameter PerbandinganRFQRFP
Wujud sempurna Bentuk lengkap dari RFQ adalah Request For Quotation.RFP adalah singkatan dari Request For Proposal.
TujuanTujuan dari RFQ adalah untuk menganalisis rincian keuangan. Tujuan RFP adalah agar Anda dapat melihat-lihat dan membandingkan berbagai faktor sebelum membuat pilihan yang pasti.
GayaGaya penulisan RFQ harus terstruktur dan preskriptif.Gaya RFP harus langsung dan mempertahankan bahasa formal.
bertanyaRFQ harus berisi pertanyaan untuk mengetahui biaya persyaratan.Di RFP, seseorang harus mengajukan pertanyaan spesifik untuk mendapatkan detail tentang layanan, produk, dan bisnis.
KeuntunganMelalui RFQ, seseorang dapat mengetahui harga spesifik dan tidak kewalahan dengan detail lainnya.Melalui RFP, pembeli dapat membandingkan semua penawaran dan kemampuan serta memahami dengan jelas untuk mengambil keputusan.

Apa itu RFQ?

Permintaan Penawaran, atau RFQ, adalah dokumen yang digunakan perusahaan untuk menanyakan harga layanan atau produk. Sebelum pengadaan barang, dokumen ini menjelaskan bahwa pembeli ingin membeli dan menanyakan harga dari vendor. RFQ akan memberi tahu persyaratan secara rinci dengan kuantitas.

Pembeli atau perusahaan akan mengirimkan RFQ ke vendor atau perusahaan lain dengan siapa pembeli tertarik untuk berbisnis. Setelah mendapatkan RFQ, vendor akan mengirimkan respon berupa penawaran harga secara detail. Dari tanggapan ini, pembeli dapat memutuskan kesepakatan terbaik untuknya.

Tidak hanya biaya, tetapi aplikasi ini juga dapat menyertakan daftar rinci produk, dan fitur-fiturnya, jumlah produk, metode pembayaran, dan tanggal pengiriman yang diharapkan.

RFQ diminta dari vendor sebelum melakukan pembelian skala besar atau sebelum menandatangani kontrak jangka panjang yang besar. Dokumen ini memberi pembeli kesempatan untuk membandingkan semua penawaran vendor dan mendapatkan kesepakatan bisnis yang wajar dan terbaik.

Apa itu RFP?

RFP atau Request for Proposal adalah dokumen yang dikirim perusahaan untuk mengumpulkan informasi dari vendor tentang layanan daripada produk. RFQ hanya menanyakan harganya, tetapi RFP sedikit lebih rumit karena mereka meminta informasi lebih lanjut.

Dalam RFP, pembeli akan melampirkan beberapa detail tentang proyek untuk melihat bagaimana vendor akan membuat strategi. Karena pembeli akan menjangkau berbagai dealer potensial, pembeli akan melihat strategi yang berbeda. RFP dapat berisi pertanyaan tentang kontraktor juga.

RFP harus lugas dan tepat. Melalui RFP, pembeli mengetahui preferensi vendor, dan dengan demikian pembeli dapat membandingkan penawaran tidak hanya berdasarkan harga tetapi juga berdasarkan prioritas vendor.

RFP dapat meminta contoh karya vendor sebelumnya. Pembeli dapat menanyakan detail proyek serupa sebelumnya untuk lebih yakin dan percaya diri.

Melalui RFP, pembeli mendapat kesempatan untuk mengetahui keterampilan dan kemampuan vendor dan kemudian membandingkannya untuk mendapatkan hasil terbaik.

Perbedaan Utama Antara RFQ dan RFP

  1. RFQ adalah singkatan dari Request for Quotation, dan RFP adalah singkatan dari Request For Proposal.
  2. RFQ meminta biaya layanan atau produk tertentu, dan RFP meminta informasi terperinci dan bahkan bukti tentang layanan tersebut.
  3. RFQ adalah untuk mendapatkan rincian keuangan, sedangkan RFP adalah untuk rincian lain yang dapat membantu untuk membandingkan berbagai vendor lain, dan dengan demikian pembeli dapat memilih kesepakatan terbaik.
  4. RFQ harus terstruktur dengan baik dan preskriptif. Saat menulis RFP, pembeli harus sangat formal dan menyatakan pertanyaannya secara langsung. Pembeli perlu menanyakan apa pun yang dia perlu ketahui tentang layanan tersebut.
  5. RFQ hanya membutuhkan biaya keseluruhan proyek secara detail, sehingga vendor tidak dapat menyesatkan pembeli dengan informasi lain yang tidak relevan. Di sisi lain, RFP memungkinkan pembeli mengintip kemampuan dan efisiensi vendor.

Kesimpulan

Sebelum melakukan kesepakatan bisnis, perusahaan atau pembeli meminta beberapa dokumen dan informasi dari perusahaan atau vendor potensial lainnya. Proses ini membantu pembeli untuk memilih kesepakatan atau kontrak terbaik dari ribuan bisnis.

Dokumen-dokumen ini memungkinkan pembeli mengirim permintaan ke vendor yang meminta informasi rinci tentang produk atau layanan. Sebagai balasannya, vendor mengirimkan informasi spesifik, dan kemudian pembeli dapat membandingkan semua aspek dari berbagai vendor dan kemudian memilih sesuai dengan preferensi dan persyaratan.

Referensi

  1. https://pubsonline.informs.org/doi/abs/10.1287/mksc.1070.0281
  2. https://jsf.pm-research.com/content/12/4/90.short
x
2D vs 3D