Perbedaan Antara Server dan Database (Dengan Tabel)

Server dan Database keduanya istilah komputasi yang sering membingungkan satu sama lain. Untuk organisasi besar, Virtualisasi telah menjadi pilihan yang terkenal, di mana server dan database dapat bekerja sebagai instance virtual. Baik Server dan Database memiliki kemampuan redundansi, pencadangan, dan pemulihan. Mereka juga dapat mengelola pemrosesan data secara simultan oleh sejumlah pengguna dan juga memiliki properti keamanan.

Server vs Basis Data

Perbedaan antara Server dan Database adalah bahwa Server menyediakan layanan untuk program lain dan perangkat yang terhubung, yang sering dikenal sebagai 'klien'. Di sisi lain, Database bertanggung jawab untuk pemrosesan data back end. Ini membantu untuk menyimpan, mengatur, mengelola, dan mengakses data pada sistem komputer.


 

Tabel Perbandingan Antara Server dan Database (dalam Bentuk Tabular)

Parameter PerbandinganServerBasis Data
DefinisiIni adalah program komputer yang menawarkan kemudahan servis ke perangkat dan program lain yang dikenal sebagai klien.Ini adalah kumpulan data yang diatur, disimpan, dan diakses dari sistem komputer secara elektronik.
JasaServer web hanya menawarkan layanan berbasis web.Sebuah database mengontrol dan mengelola layanan berbasis bisnis, berbasis perusahaan, dan berbasis web secara bersamaan.
BahasaSebuah server menggunakan bahasa biasa seperti PHP, HTTP, JSP, atau ASP.Basis data tidak memiliki bahasa yang sama, tetapi bahasa kueri atau bahasa programnya sendiri.
PemakaianSebuah server memasok layanan ke banyak host atau klien pada saat yang bersamaan.Database mengelola dan menyimpan data dari program komputer atau komputer.
ContohServer email, server aplikasi, dan server web adalah beberapa contoh Server.Database operasional, database relasional, database cloud, dan database non-relasional, adalah beberapa contoh database.

 

Apa itu Server?

Server adalah istilah komputasi yang mengacu pada bagian perangkat lunak atau perangkat keras komputer yang menyediakan layanan ke perangkat atau program lain yang disebut 'klien'. Server menyediakan berbagai kemampuan servis, seperti menjalankan komputasi, berbagi sumber daya atau data di antara berbagai klien.

Server dapat dibentuk untuk mengontrol sejumlah fungsi pada jaringan, tergantung pada ukuran jaringan organisasi, kapasitas penyimpanan, persyaratan aksesibilitas, jumlah pengguna, dll.

Server ditentukan oleh alokasi dan pengaturannya sebagai sumber daya yang dikhususkan, seperti:

  1. Server Mail adalah server yang mengelola dan mengontrol pertukaran email untuk bisnis. Ini bertanggung jawab untuk menerima dan mengirim email dengan cepat.
  2. Server Cetak mengontrol pencetakan pengguna dan menyinkronkan semua printer yang terhubung.
  3. Server FTP membantu transfer file dengan mudah dan juga menyimpan file.
  4. Server Web mengatur interaksi dan aksesibilitas dengan konten web.
  5. Server File berkomitmen untuk menyimpan semua file data jaringan dan file pengguna.
  6. Sebuah server Database mengelola beberapa database.
  7. Sebuah server tunggal juga memiliki kemampuan untuk mengelola berbagai fungsi secara bersamaan, asalkan kondisi perangkat keras untuk memenuhi tuntutan jaringan.
  8. Server dirancang untuk fungsi server tertentu di pusat data dan perusahaan perusahaan besar.
 

Apa itu Basis Data?

'Flat Files' adalah apa yang awalnya dikenal sebagai database. Ini digunakan untuk menampilkan baris dan kolom sederhana untuk menyimpan data. Tapi hari ini, mengizinkan query kompleks di berbagai set database dan tabel database. 

Basis data yang bersifat relasional memberikan kemudahan lebih bagi pengguna untuk mengelola data dengan menggunakan program basis data. Contohnya dapat mencakup MySQL dan Microsoft SQL.

Sebuah Sistem Manajemen Basis Data dibentuk oleh tiga elemen. Elemen-elemen ini termasuk database fisik, mesin database, dan skema database. Yang pertama adalah repositori, berikutnya adalah perangkat lunak yang memungkinkan akses data, yang terakhir adalah struktur data yang dinyatakan.

Semua jenis file dapat disimpan dalam database, mulai dari teks, numerik hingga multimedia. Struktur data hadir dalam database untuk mengatur data yang disimpan. Mari kita ambil contoh. Database karyawan di sebuah perusahaan akan menyertakan kolom yang berlaku untuk data dan detail karyawan yang berbeda, seperti nama, nama keluarga, usia, jenis kelamin, alamat, dan sebagainya. Gambar profil juga dapat ditambahkan untuk setiap karyawan.

Ada berbagai jenis database tergantung pada kebutuhan organisasi, pengguna, atau jaringan. Beberapa contoh termasuk:

  1. Basis data operasional yang memungkinkan pengguna untuk mengubah, menambah, atau menghapus data.
  2. Sistem Manajemen Basis Data Relasional.
  3. Big Data, yang mengelola dan mengontrol kumpulan data yang besar dan kompleks, yang tidak dapat dikelola oleh database standar.
  4. Dalam Basis Data Cloud, akses basis data disediakan melalui layanan dengan host awan dan disediakan terutama di pusat data jarak jauh.
  5. Database berorientasi objek adalah database yang menyimpan data dalam gumpalan dan memudahkan manipulasi data.

Perbedaan Utama Antara Server dan Basis Data

  1. Server mengelola konten tetap dan data situs web, sementara database menyimpan dan mengelola data komputer.
  2. Hanya layanan berbasis web yang disediakan untuk Server, sedangkan database dapat mengelola layanan berbasis web, bisnis, dan layanan berbasis perusahaan pada saat yang bersamaan.
  3. Server memiliki beberapa jenis yaitu application server, web server, dan mail server. Basis data juga dapat diklasifikasikan ke dalam lebih banyak kategori, seperti basis data cloud, basis data relasional dan non-relasional, dan basis data operasional.
  4. PHP, HTTP, JSP, atau ASP, dan bahasa reguler semacam itu digunakan dalam kasus server. Di sisi lain, bahasa reguler atau umum tidak digunakan dalam database, ia memiliki program atau bahasa kueri yang unik.
  5. Beberapa contoh Server termasuk server web Google, Layanan Informasi Internet Microsoft, Sistem Sun Java, dan Server HTTP Apache. Beberapa contoh database termasuk MySQL, Oracle, DB2, dan SAP.

 

Kesimpulan

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa database menyimpan, mengelola, mengatur, dan menyediakan akses ke data, sedangkan Server menyediakan layanan ke program dan perangkat lain, yang dikenal sebagai 'klien'. Organisasi yang perlu menyimpan dan mengelola sejumlah besar data memerlukan database yang kuat.

Server yang mengelola transaksi besar dan bersamaan serta terhubung ke jaringan volume tinggi, harus memiliki peningkatan teknis yang diperlukan sehingga dapat menahan jaringan secara efektif dan efisien.


Referensi

  1. https://academic.oup.com/nar/article-abstract/35/suppl_2/W512/2922221
  2. https://link.springer.com/chapter/10.1007/978-3-642-59623-0_30
x
2D vs 3D